Gejala Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Hashimoto

Model kenamaan saal Amerika Serikat, Gigi Hadid, mengaku mengidap penyakit Hashimoto.Diketahui, penyakit ini membuat model 21 tahun itu sering merasa lemas dan berat badannya turun drastis. Lalu apa itu penyakit Hashimoto? Ketahui Gejala Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Hashimoto disini.

Selamat datang di salah satu website Alfian Herbal yaitu agen resmi Green World, pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya, kami melayani pesanan dan pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia dengan sistem pemabayaran “Kirim Barang Dahulu Setelah Barang Sampai Baru Transfer Pembayaran“.

Gejala Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Hashimoto

Gejala Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Hashimoto

Gejala Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Hashimoto — Penyakit Hashimoto adalah kelainan autoimun yang memengaruhi kelenjar tiroid. Penyakit ini juga dikenal sebagai tiroiditis Hashimoto.

Kelenjar tiroid merupakan bagian penting dari sistem endokrin tubuh. Terletak didalam tenggorokan dan tepat berada di bawah pita suara (laring). Kelenjar ini terbagi menjadi 2 bagian: kanan dan kiri. Kedua kelenjar terlihat seperti kupu-kupu dengan sayap terbentang, dengan berat tidak lebih dari 1 ons. Kedua lobus kelenjar ini dihubungkan oleh ismus.

Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid, yaitu triiodotironin (T3) dan tiroksin (T4). Tiroksin adalah prohormon, yaitu hormon tidak aktif yang tidak terlalu penting bagi tubuh. Sebaliknya, triiodotironin memiliki peran yang sangat besar dalam metabolisme tubuh. Metabolisme adalah berbagai proses pada tubuh yang penting untuk hidup manusia, termasuk pemakaian oksigen dan penggunaannya untuk menghasilkan energi sel.

Hormon-hormon tersebut masuk ke dalam aliran darah, tetapi yang mengaturnya adalah kelenjar pituitari, yang menghasilkan hormon perangsang tiroid (thyroid-stimulating hormone/TSH).

Sementara itu, tubuh memiliki sistem imun yang berfungsi untuk melawan penyakit dan ancaman lainnya yang dapat merusak tubuh. Sel darah putih membentuk antibodi dan aktif menyerang infeksi, hingga kemudian mematikannya.

Karena beberapa alasan, tubuh dapat membentuk autoimun pada tiroid. Ketika hal ini terjadi, sistem imun akan menyerang dan merusak kelenjar tiroid hingga kelenjar hanya menghasilkan sedikit sekali hormon. Kondisi ini disebut sebagai hipotiroid. Ketika kelenjar tiroid menjadi kurang aktif, kemungkinan komplikasi lain juga akan muncul.

Terkadang, orang yang menderita hipotiroid dapat terkena gondok atau pembesaran kelenjar tiroid, karena kelenjar dipaksa untuk menghasilkan lebih banyak hormon. Wanita hamil yang didiagnosis terkena penyakit ini, mungkin akan mengalami lahir mati, keguguran, dan cacat lahir. Dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat menyebabkan penyakit berbahaya yang disebut miksedema, atau hipotiroid parah. Salah satu gejala pastinya adalah tidak tahan dingin, kebingungan, dan sulit bernapas.

Penyebab Penyakit Hashimoto

Dalam keadaan normal, sistem kekebalan tubuh terdiri dari antibodi dan sel darah putih. Sel-sel ini hadir dalam tubuh untuk melindungi tubuh terhadap virus, bakteri, dan antigen lainnya. Pada penyakit autoimun, antibodi dan sel darah putih justru menyerang sel tubuh yang sehat.

Pada kasus tiroiditis Hashimoto, antibodi menyerang kelenjar tiroid sehingga menyebabkan peradangan, kelenjar tiroid yang kurang aktif, dan kekurangan produksi hormon tiroid. Kekurangan produksi tiroid menyebabkan kelenjar pituitari memerintahkan kelenjar tiroid memproduksi hormon lebih banyak lagi.

Hal ini menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid, suatu kondisi yang disebut gondok. Penyebab dari penyakit tiroid autoimun masih belum diketahui. Banyak ahli berpikir bahwa virus atau bakteri memicu berkembangnya penyakit ini.

Faktor genetika juga dituduh sebagai penyebab tiroiditis Hashimoto. Orang yang memiliki riwayat keluarga diabetes tipe 1 atau penyakit celiac cenderung mengembangkan tiroiditis Hashimoto.

Ada berbagai faktor lainnya seperti umur dan jenis kelamin yang mampu memperbesar risiko. Penyakit ini biasanya mempengaruhi lebih banyak wanita paruh baya dibandingkan pria.

Gejala Utama Penyakit Hashimoto

Beberapa tanda dan gejala yang paling umum dari penyakit Hashimoto adalah :

  • Detak jantung lambat
  • Kehilangan ingatan
  • Kabut otak
  • Nyeri otot
  • Nyeri sendi
  • Tidak tahan terhadap dingin
  • Penambahan berat badan
  • Lelah
  • Lesu
  • Pergerakan usus yang tidak baik
  • Kemandulan
  • Siklus datang bulan tidak teratur
  • Keguguran
  • Kelainan suasana hati seperti depresi
  • Meningkatnya kadar kolesterol darah

Kerusakan pada kelenjar tiroid sangat sulit terlihat dan membutuhkan waktu lama hingga masalahnya diketahui. Umumnya, ketika didiagnosa kelenjar tiroid sudah sangat rusak dan menghasilkan hormon yang sedikit. Sehingga, gejalanya lebih terlihat.

Sementara itu, hipotiroid adalah salah satu akibat dari penyakit Hashimoto. Tetapi bila didiagnosis menderita hipotiroid, belum berarti Anda pasti akan mengalami produksi tiroid yang kurang.

Pengobatan Penyakit Hashimoto

Pengobatan tiroiditis Hashimoto akan mencakup terapi hormon pengganti hormon tiroid. Pasien mungkin disarankan menggunakan hormon tiroid sintetis seperti levothyroxine. Hormon sintetis ini mirip dengan hormon tiroid dan membantu mengembalikan tingkat tiroid sehingga mengurangi gejala tiroiditis Hashimoto.

Pengobatan ini dilakukan seumur hidup dengan dosis bervariasi sesuai tingkat TSH setiap 6 sampai 12 bulan. Pasien harus mengurangi asupan kafein, gula, dan berbagai pengawet makanan. Makanan yang dianjurkan untuk penderita tiroiditis Hashimoto termasuk brokoli, kangkung, kol, bayam, lobak, kedelai, kembang kol, sawi, dll.

Pasien harus menghindari makanan kaya yodium seperti rumput laut. Penting untuk memiliki asupan harian protein tanpa lemak seperti ikan, ayam, kacang-kacangan, putih telur, dan daging. Protein dalam makanan akan membantu mengurangi rambut rontok yang merupakan salah satu tanda hipotiroidisme.

Makanan berserat tinggi seperti kacang merah, apel, pir, brokoli, sayuran berdaun hijau, biji-bijian, almond, dan biji rami juga harus dimasukkan dalam diet tiroiditis Hashimoto.

Suplemen vitamin serta suplemen seng akan membantu mengurangi gejala Hashimoto. Jika dibiarkan tidak diobati, tiroiditis Hashimoto (Hashimoto’s thyroiditis) dapat menyebabkan kegagalan otot, bahkan gagal jantung.

Demikian informasi seputar penyakit Hashimoto yang meliputi Gejala Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Hashimoto. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita semua.

Terus kunjungi situs https://tehherbaluntukmencegahradangdindinglambung.wordpress.com untuk mengetahui info lainnya sputar kesehatan.

Gejala Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Hashimoto

Advertisements

Pengaruh Keluarga Broken Home Terhadap Anak

Seorang anak selayaknya mendapatkan kasih sayang orangtua dan tumbuh di dalam lingkungan yang mendukungnya untuk berkembang. Namun apa jadinya jika anak tersebut tinggal di dalam keluarga yang tidak harmonis atau broken home? Ini dia Pengaruh Keluarga Broken Home Terhadap Anak

Selamat datang di salah satu website milik Alfian Herbal yang merupakan agen resmi Green World yang menyediakan berbagai macam obat herbal berkhasiat yang terbuat dari bahan-bahan alami tanpa terkontaminasi bahan kimia.

Pengaruh Keluarga Broken Home Terhadap Anak

Pengaruh Keluarga Broken Home Terhadap Anak

Pengaruh Keluarga Broken Home Terhadap Anak — Mempunyai keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang merupakan kebahagiaan tak terkira bagi seorang anak. Karena selain menjadi tempat paling nyaman untuknya berbagi cerita serta kebahagiaan, keluarga juga menjadi tempat pembentukan karakter yang pertama dan utama bagi mereka. Sehingga baik buruknya perilaku anak lebuh banyak dipengaruhi oleh hasil didikan orang tuanya.

Bagi orang tua, kehadiran seorang anak merupakan amanah besar dari tuhan kepada kepada hamba yang telah dipercayai-Nya. Dengan demikian, menjaga mereka dengan sebaiknya-baiknya merupakan kewajiban mutlak bagi setiap orang tua. Salah satunya ialah dengan menjaga keutuhan dan keharmonisan rumah tangga agar anak-anak mereka bisa mendapatkan apa yang menjadi haknya.

Akan tetapi, sayangnya tidak semua keluarga bisa memenuhi harapan tersebut. Banyak juga keluarga yang awalnya baik-baik saja kemudian menjadi berantakan seiring munculnya permasalahan dalam rumah tangga mereka. Hal ini ditandai dengan mulai sering terjadinya pertengkaran orang tua, hubungan keluarga yang tidak lagi harmonis, hingga berakhir denga perceraian atau bahkan penelantaran anak. Broken home menjadi istilah umum yang banyak dikenal untuk menyebut keadaan ini.

Penyebab Broken Home

1. terjadinya perceraian

faktor pertama adanya disorientasi tujuan suami istri dalam membangun mahligai rumah tangga; faktor kedewasaan yang mencakup intelektualitas, emosionalitas, dan kemampuan mengelola dan mengatasi berbagai masalah keluarga; pengaruh perubahan dan norma yang berkembang di masyarakat.

2. ke tiada dewasaan sikap orang tua

ke tiadadewasaan sikap orang tua salah satunya dilihat dari sikap egoisme dan egosentrime. egoisme adalah suatu sifat buruk manusia yang mementingkan dirinya sendiri. sedangkan egosentrisme adalah sikap yang  sebagaikan dirinya pusat perhatian yang diusahberencana oleh seseorang  bersama-sama segala cara.

3. orang tua yang kurang memiliki rasa tanggung jawab

 tiada bertanggungjawabnya orang tua salah satunya masalah kesibukan. kesibukan adalah satu kata yang telah melekat pada masyarakat modern di kota-kota. kesibukannya terfokus pada pencarian materi yaitu harta dan uang.

4. jauh dari tuhan

segala sesuatu keburukan perilaku manusia disebabkan karena dia jauh dari tuhan. sebab tuhan mengajarkan agar manusia berbuat baik. jika keluarga jauh dari tuhan dan mengutamberencana materi dunia semata maka kehancuran dalam keluarga itu berencana terjadi.

5. adanya masalah ekonomi

dalam suatu keluarga menanggap kesulitan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. istri banyak menuntut hal-hal di luar mberencana dan minum. padahal  bersama-sama penghasilan suami  laksana buruh lepas, hanya dapat memberi mberencana dan rumah petak tempat berlindung yang sewanya terjangkau.

6. kehilangan kehangatan di dalam keluarga antara orang tua dan anak

kurang atau putus komunikasi diantara anggota keluarga menyebabkan hilangnya kehangatan di dalam keluarga antara orang tua dan anak. faktor kesibukan biasanya sering dianggap penyebab utama dari kurangnya komunikasi.

7. adanya masalah pendidikan

masalah pendidikan sering  sebagai penyebab terjadinya broken home. jika pendidikan agak lumayan pada suami istri maka wawasan tentang kehidupan keluarga dapat dipahami oleh mereka.

Dampak Broken Home Pada Anak

  • Masalah emosional

Setelah bercerai, anak-anak dari pra-sekolah hingga akhir masa remaja dapat mengalami defisit dalam perkembangan emosional. Anak-anak dari segala usia mungkin merasakan kesedihan dan depresi, yang merupakan keadaan emosional jangka panjang (dapat bertahan hingga beberapa tahun setelah perceraian orangtua), jelas psikolog Lori Rappaport.

Selain itu, beberapa anak yang lebih tua mungkin menunjukkan reaksi emosional yang sangat sedikit terhadap perpisahan orangtua mereka. Rappaport menjelaskan bahwa hal ini bukanlah tahapan perkembangan yang baik untuk anak. Beberapa anak yang menunjukkan sedikit respon emosional sebenarnya memendam perasaan negatif mereka. Penekanan emosional ini justru dapat membuat orangtua, guru, dan terapis kesulitan untuk membantu anak memproses perasaannya dengan cara yang tepat.

Lalu, sebuah studi oleh Larson&Larson 1990, menunjukkan bahwa tingkat bunuh diri pada anak lebih tinggi untuk anak broken home dibandingkan dengan anak di keluarga normal. Tidak ada korelasi yang ditemukan antara kematian orangtua dan bunuh diri dari seorang anak. Namun, bunuh diri tampaknya dipicu oleh penolakan anak oleh orangtua.

  • Masalah pendidikan

Perkembangan akademik yang melambat adalah masalah lain pada anak broken home yang umum dipengaruhi oleh perceraian orangtua. Stres secara emosional saja sudah dapat menghambat kemajuan akademis anak Anda, tetapi perubahan gaya hidup dan ketidakstabilan keluarga yang hancur dapat berkontribusi pada hasil pendidikan yang buruk. Kemajuan akademik yang buruk ini dapat berasal dari sejumlah faktor, termasuk ketidakstabilan di lingkungan rumah, sumber daya keuangan yang tidak memadai, dan rutinitas yang tidak konsisten.

Menurut sebuah studi oleh University of Western Australia, perempuan yang tidak menikah, janda, dan yang telah bercerai akan lebih mungkin untuk memiliki anak dengan cacat intelektual moderat dibandingkan dengan mereka yang memiliki orangtua lengkap.

  • Masalah sosial

Perceraian mempengaruhi hubungan sosial anak untuk beberapa hal. Akibat perceraian, beberapa anak melepaskan kegelisahan mereka dengan bertindak agresif dan terlibat dalam perilaku bullying (penindasan), yang keduanya merupakan hal negatif dan dapat mempengaruhi hubungan teman sebaya mereka.

Anak-anak lain mungkin mengalami kecemasan, yang dapat membuat mereka sulit untuk mencari interaksi sosial yang positif dan terlibat dalam kegiatan perkembangan yang bermanfaat seperti olahraga. Remaja broken home mungkin mengembangkan sikap sinis dan ketidakpercayaan terhadap hubungan, baik terhadap orangtua dan pasangan potensial mereka, jelas psikolog Carl Pickhardt, dalam artikelnya yang berjudul “Parental Divorce and Adolescents” yang diterbitkan pada Psychology Today.

  • Masalah dinamika keluarga

Menuru hakikatnya, perceraian tidak hanya mengubah struktur keluarga, namun juga dinamikanya. Bahkan jika Anda dan pasangan Anda memiliki perceraian secara damai, hal itu hanya menciptakan dua rumah tangga baru yang secara permanen mengubah interaksi dan peran keluarga. Berdasarkan pengaturan kehidupan yang baru, anak-anak Anda mungkin perlu melakukan beberapa tugas rumah tangga dan mengambil peran tambahan dalam fungsi dasar rumah tangga baru.

Selain itu, pada beberapa keluarga yang bercerai, anak sulung akan mengambil peran orangtua bagi adik-adiknya, karena jadwal kerja orangtua mereka atau ketidakmampuan orangtua untuk selalu hadir di sisi mereka seperti sebelum terjadinya perceraian.

Terlebih, anak broken home di usia 18-22 tahun kemungkinan dua kali lebih besar untuk memiliki hubungan yang buruk dengan orangtua mereka. Kebanyakan dari mereka akan menampilkan tekanan emosional yang tinggi dan masalah perilaku, sehingga banyak dari mereka mendapatkan bantuan psikologis. Sebuah studi oleh Zill menemukan bahwa efek perceraian akan tetap terlihat sekitar 12-22 tahun setelah perpisahan. Penelitian oleh Child Psychology Divorce juga menemukan bahwa anak broken home kurang patuh pada orangtua mereka yang bercerai.

Mengatasi Dampak Broken Home pada Anak

Namun jika memang broken home telah menimpa keluarga kita dan  melibatkan anak-anak, maka ada baiknya jika kita segera melakukan pendekatan kepada mereka untuk mengurangi dampak lebih lanjut yang tidak diinginkan. Hal-hal yang dapat dilakukan diantaranya adalah;

  • Segera menyelesaikan permasalahan yang menjadi penyebab broken home
  • Memperbaiki serta menjaga komunikasi terhadap anak agar tetap lancar dan kondusif
  • Berusaha membuat mereka nyaman sehingga anak bisa lebih terbuka mengenai segala sesuatu yang sedang ia rasakan atau alami
  • Meminta maaf kepada mereka dan menjelaskan bahwa hal itu tidak akan terjadi lagi
  • Menjelaskan bahwa keadaan tersebut bukan salahnya sehingga ia tidak merasa serba salah
  • Memberi pengertian bahwa ia akan tetap baik-baik saja meski orang tuanya tidak lagi bersama
  • Tidak membatasi pertemuan anak dengan ayah/ibunya
  • Mulai mengarahkannya kepada perilaku-perilaku positif secara perlahan
  • Memberikan pendidikan agama sebagai dasar perilaku normatif
  • Mengisi kegiatan luang mereka dengan hal-hal baru yang produktif dan menyenangkan agar dapat tersalurkan bakatnya
  • Memilihkan lingkungan sekolah maupun keseharian yang baik bagi anak serta mengawasi pergaulan mereka dengan sebaik-baiknya
  • Meminta pertolongan psikolog anak jika dianggap perlu

Itu dia informasi seputar broken home beserta penyebab broken home, Pengaruh Keluarga Broken Home Terhadap Anak dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat..

Terus kunjungi situs https://tehherbaluntukmencegahradangdindinglambung.wordpress.com untuk update informasi seputar kesehatan lainnya.

Pengaruh Keluarga Broken Home Terhadap Anak

Akibat Tidak Memakai Jaket Saat Naik Motor

Saat seseorang berkendara motor tanpa memakai jaket maka akan mengakibatkan gangguan pada kesehatan. Hal ini disebabkan oleh tekanan angin yang kuat saat berkendara terhadap dada dan polusi udara yang tidak sehat bagi kesehatan. Lalu apa saja gangguan yang muncul akibat tidak memakai jaket saat naik motor??

Selamat datang kembali di salah satu situs resmi milik Alfian Herbal yang merupakan distributor resmi Green World yang menyediakan obat herbal berkhasiat 100% aman karena terbuat dari bahan-bahan alami tanpa terkontaminasi bahan kimia. Pada postingan kami kali ini akan membagi infomasi akibat tidak memakai jaket saat naik motor. Selamat Membaca. .

Akibat tidak memakai jaket saat naik motor

SONY DSC

Motor merupakan alat transportasi yang dianggap praktis, ini telah banyak digunakan oleh kaum muda maupun mereka yang telah tua. Selain praktis, menggunakan motor juga dianggap sangat menghemat waktu, terutama di daerah-daerah perkotaan yang terkenal cukup macet. Mungkin kita pernah, bahkan sering menjumpai atau melihat pengendara motor yang wara-wiri dihadapan kita dengan atau tanpa menggunakan perlengkapan yang dapat melindungi mereka, seperti helm, jacket, maupun pelindung lainnya. Mengendarai motor tanpa menggunakan pelindung seperti jacket dan helm pada dasarnya adalah sesuatu hal yang berbahaya, akan tetapi masih banyak dari para pengendara tersebut mengabaikan hal tersebut.

Menurut para ahli kesehatan, salah satu hal terpenting yang harus dilakukan oleh seorang pengendara sepeda motor adalah dengan melindungi bagian tubuhnya, terutama dada dan juga leher, salah satunya adalah dengan menggunakan jaket. Hal ini penting karena dapat mencegah berbagai kemungkinan untuk terjangkit penyakit yang berbahaya. Namun, kita sering menjumpai para pengendara mengabaikan hal tersebut dan tidak mempedulikan dampak bahaya yang bisa mengancam kesehatan mereka.

Berikut bahaya akibat tidak pakai jaket saat naik motor

keanu_reeves_2012_09_25Berukit ini beberapa bahaya naik motor tanpa menggunakan jaket :

1. Tubuh Menjadi tidak Fit

Pada saat mengendarai sepeda motor, tubuh kita tidak bisa menghindari terpaan angin yang kencang yang apabila hal tersebut dibiarkan terlalu lama dapat membuat tubuh menjadi tidak fit dan akan mengganggu konsentrasi kita. Menurut seorang Dekan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UI yang bernama Bambang Wispriono, Ph.D menyatakan bahwa pada saat mengendarai sepeda motor. Apalagi dengan jarak tempuh yang jauh tanpa menggunakan alat pelindung seperti jaket membuat tubuh tidak akan kuat menahan terpaan angin, sehingga hal tersebut akan berdampak pada kesehatan tubuh.

2. Suhu tubuh menjadi tidak stabil

Mengendarai motor tanpa menggunakan jaket atau pelindung dada dapat menyebabkan penurunan suhu tubuh. Dimana suhu tubuh normal manusia adalah berkisar antara 35-36 derajat Celcius. Fungsi jaket yang kita kenakan pada saat mengendarai motor adalah sebagai isolator panas, sehingga suhu tubuh kita akan tetap terjaga.

Manusia adalah makluk hidup yang berdarah panas sehingga pada saat terjadi penurunan suhu, maka tubuh akan mengkompensasi perubahan tersebut. Ini dapat berarti bahwa pada saat seseorang berkendara sepeda motor tanpa menggunakan pelindung tubuh seperti jaket, maka secara otomatis tubuh mensuplai lebih banyak darah ke daerah dada.  Apabila hal tersebut terjadi terus menerus maka akan dikhawatirkan terjadi penumpukan cairan di organ paru-paru, yang pada akhirnya dapat memicu terjadinya infeksi pada saluran pernafasan

3. Dapat menimbulkan kanker 

Dampak berbahaya lain yang bisa dialami seorang pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan jaket adalah terkena paparan polusi udara yang mengandung partikel bahan-bahan kimia, seperti asap kendaraan bermotor dimana di dalamnya terdapat kandungan SO2, NO2, dan CO2. Paparan gas-gas tersebut dapat menimbulkan efek samping seperti mual, pusing, serta tubuh kekurangan gas O2. Dan jika hal tersebut terjadi dalam jangka waktu yang panjang dapat meningkatkan resiko penyakit kanker, seperti kanker paru-paru.

4. Terserang gangguan paru-paru basah

Paru-paru basah atau dalam bahasa medis dikenal dengan nama pneumonia merupakan penyakit yang menyerang organ paru-paru yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, maupun jamur. Gejala dari gangguan ini antara lain adalah :

  • penyebab dada sesak nafas
  • Timbulnya batuk yang disertai dengan dahak
  • Dada terasa sesak terutama pada saat batk
  • Telapak tangan dan kaki terasa dingin (sering mengeluarkan keringat)

5. TBC

TBC ini merupakan salah satu penyakit atau gangguan sistem pernafasan yang disebabkan oleh polusi udara yang didalamnya mengandung zat-zat beracun. Adapun gejala yang biasa ditimbulkan dari gangguan ini antara lain adalah :

  • Penurunan berat badan
  • Penyebab batuk berdarah
  • Batuk lebih dari 3 minggu
  • Timbulnya rasa nyeri pada dada
  • Menurunnya nafsu makan
  • Sering berkeringat di malam hari

6. ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut)

ISPA merupakan penyakit menular yang umum terjadi di Indonesia, dimana hal ini menjadi penyebab kematian mendadak pada bayi dan balita hingga mencapai angka 20 hingga 30%. Adapun gejala dari gangguan pernafasan ini antara lain adalah :

  • Demam
  • Batuk
  • Pilek, bersin-bersin, serta hidung tersumbat
  • Pusing, sakit kepala, badan terasa pegal-pegal, nyeri pada persendian
  • Sakit pada tenggorokan, terutama saat menelan
  • Badan terasa lemas dan lesu
  • Sesak nafas
  • Suara menjadi serak

7. Bronkitis

Bahaya naik motor tanpa jaket bisa menimbulkan penyakit bronkitis. Apabila tidak segera mendapatkan penanganan akan berdampak membahayakan jiwa si penderita. Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini diantaranya adalah :

  • Mengalami batuk berdahak yang terus menerus
  • Mengalami demam dengan suhu tubuh melebihi 38 derajat celcius
  • Timbulnya rasa lelah pada saat melakukan aktivitas
  • Sesak nafas yang hampir mirip dengan penderita asma
  • Terjadi pembengkakan pada kaki dan tungkai kaki

Dari ulasan di atas kita bisa tahu betapa pentingnya fungsi jaket bagi keamanan, kenyamanan, serta kesehatan kita pada saat mengendari motor, apalagi dengan jarak tempuh yang jauh. Beberapa pakar kesehatan banyak yang menyarankan untuk menggunakan jaket sebagai pelindung tubuh sesuai dengan jarak yang ditempuhnya. Untuk menempuh jarak yang dekat, Anda bisa menggunakan sweater, untuk jarak menengah, Anda bisa menggunakan jaket parasut dengan lapisan tertentu. Sedangkan untuk menempuh jarak yang jauh, sebaiknya Anda menggunakan jaket dengan bahan yang kuat, tebal, dan berserat.

Tips memilih jaket bagi pengendara motor

perempuan-mengendarai-motorPilihlah jaket dengan bahan utama kulit, karena bahan ini memiliki kualitas tahan terhadap abrasi, sobek, serta dapat melindungi tubuh pengendara.

Pilihlah jaket dengan model dan ukuran yang bisa membuat Anda nyaman. Jangan terlalu ketat, dan juga jangan terlalu longgar.

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan jahitan pada jaket. Pilih jaket yang memiliki jahitan teratur, lurus, serta tidak ada jahitan yang terputus. Untuk menjaga agar jaket tidak mudah terkoyak, pilih jaket yang memiliki jahitan ganda. Dan untuk bagian ritsleting, sebaiknya Anda memilih jaket yang memiliki lapisan yang menutupi kedua sisinya. Hal ini bertujuan untuk mencegah kontak langsung dengan tubuh. Untuk menjaga agar bagian lengan tidak mudah tergulung ke atas, pastikan untuk memilih jaket dimana pada bagian pergelangan tangannya memiliki tali pengikat yang bisa disesuaikan.

Itulah ulasan akibat tidak memakai jaket saat naik motor serta tips memilih jaket untuk berkendara yang dapat kami informasikan. Semoga Bermanfaat. .

Baca Juga : Macam-macam penyakit yang dapat diderita para gamers

Terus kunjungi situs https://tehherbaluntukmencegahradangdindinglambung.wordpress.com untuk mengetahui informasi seputar kesehatan.

AKIBAT TIDAK MEMAKI JAKET SAAT NAIK MOTOR